Minggu, 1 Februari 2026,
1. Analisis Strategi & Pembaruan Tim
Persebaya Surabaya: Efek Bernardo Tavares
Sejak kedatangan pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, Persebaya mengalami transformasi signifikan. Mereka kini berada dalam tren positif dengan 4 kemenangan beruntun dan tidak terkalahkan dalam 11 laga terakhir.
Filosofi Reaktif & Transisi: Berbeda dengan gaya ball possession khas Persebaya dulu, Tavares membawa gaya yang lebih reaktif. Mereka sering membiarkan lawan menguasai bola, lalu menghukum lewat transisi cepat (serangan balik kilat).
Pembaruan Skuad: Masuknya empat pemain asing baru di putaran kedua mulai menunjukkan hasil. Francisco Rivera tetap menjadi otak serangan, sementara lini pertahanan yang digalang Ernando Ari menjadi sangat solid (hanya kebobolan 1 gol dalam 4 laga terakhir).
Faktor Mental: Kepercayaan diri pemain sedang di puncak setelah melibas PSIM Yogyakarta 3-0. Dukungan Bonek di GBT akan menjadi "pemain ke-12" yang sangat krusial.
Dewa United: Tim Bertabur Bintang
Di bawah asuhan Jan Olde Riekerink, Dewa United tetap menjadi tim dengan kedalaman skuad paling mewah di liga.
Dominasi Lini Tengah: Dengan adanya Alexis Messidoro dan Egy Maulana Vikri, Dewa United sangat dominan di lini tengah. Mereka memiliki kemampuan untuk membongkar pertahanan rapat melalui umpan-umpan terobosan.
Ancaman Sayap: Kehadiran Taisei Marukawa (eks Persebaya) dan Noah Sadaoui memberikan ancaman konstan dari sisi sayap. Marukawa yang sudah mengenal atmosfer GBT berpotensi menjadi "antagonis" bagi mantan timnya.
Kelemahan Defensif: Meski punya Nick Kuipers, Dewa United sering kesulitan mencatatkan clean sheet. Mereka cenderung bermain terbuka, yang bisa menjadi bumerang saat menghadapi tim transisi cepat seperti Persebaya-nya Tavares.
2. Head-to-Head (H2H)
Dewa United memiliki keunggulan psikologis yang unik. Persebaya tercatat belum pernah menang melawan Dewa United dalam 5 pertemuan terakhir.
26/09/2025: Dewa United 1-1 Persebaya
21/02/2025: Dewa United 2-0 Persebaya
27/09/2024: Persebaya 0-0 Dewa United
16/04/2024: Persebaya 0-3 Dewa United
30/09/2023: Dewa United 1-1 Persebaya
3. Kesimpulan & Prediksi Skor
Laga ini akan menjadi benturan dua gaya: Transisi Cepat Persebaya vs Dominasi Penguasaan Bola Dewa United. Persebaya punya motivasi besar untuk memutus rekor buruk pertemuan sekaligus merangsek ke posisi 5 besar klasemen.
Prediksi Skor Akhir:
Persebaya Surabaya 2 - 1 Dewa United
Alasan:
Tren Momentum: Persebaya sedang dalam grafik naik yang sangat stabil di bawah Tavares.
Efisiensi Serangan: Persebaya tidak butuh banyak bola untuk mencetak gol, sangat cocok untuk melawan tim yang sering "lupa bertahan" saat menyerang seperti Dewa United.
Faktor GBT: Keangkeran Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi akan meruntuhkan konsentrasi lini belakang Dewa United di menit-menit akhir.
1. Persebaya Surabaya (4-3-3)
Pelatih: Bernardo Tavares
Di bawah Tavares, Persebaya kemungkinan besar akan turun dengan formasi yang fleksibel, berubah menjadi 4-5-1 saat bertahan untuk menutup ruang bagi Messidoro.
| Posisi | Pemain | Catatan |
| Kiper | Ernando Ari | Sedang dalam performa puncak, sulit digeser. |
| Bek Kanan | Kasim Botan | Aktif membantu serangan dan transisi cepat. |
| Bek Tengah | Kadek Raditya | Menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan. |
| Bek Tengah | Slavko Damjanovic | Pemain asing yang sangat disiplin dalam duel udara. |
| Bek Kiri | Mikael Tata | Lebih stabil dalam bertahan dibanding opsi lain. |
| Gelandang | Gilson Costa | Bertugas sebagai "breaker" atau pemutus serangan Dewa. |
| Gelandang | Mohammed Rashid | Penyeimbang lini tengah sekaligus pengatur ritme. |
| Gelandang | Francisco Rivera | Playmaker utama. Semua bola transisi akan melewati dia. |
| Sayap Kanan | Malik Risaldi | Kecepatan lari untuk mengeksploitasi sisi kiri Dewa. |
| Sayap Kiri | Bruno Moreira (C) | Kapten dan ancaman utama dari sisi cut-inside. |
| Striker | Flavio Silva | Target man yang diharapkan memutus kebuntuan. |
2. Dewa United (4-2-3-1)
Pelatih: Jan Olde Riekerink
Dewa United akan mengandalkan kreativitas lini tengah untuk mendikte permainan sejak menit pertama.
| Posisi | Pemain | Catatan |
| Kiper | Sonny Stevens | Kiper dengan refleks luar biasa dalam situasi satu-lawan-satu. |
| Bek Kanan | Ady Setiawan | Eks Persebaya yang mengenal karakter lapangan GBT. |
| Bek Tengah | Nick Kuipers | Jenderal lini belakang, sangat kuat dalam duel fisik. |
| Bek Tengah | Risto Mitrevski (C) | Partner ideal Kuipers dengan kemampuan baca bola yang baik. |
| Bek Kiri | Reva Adi | Juga eks kapten Persebaya, akan sangat emosional. |
| Gelandang | Arapenta Poerba | Menjaga kedalaman saat Messidoro naik menyerang. |
| Gelandang | Alexis Messidoro | Otak permainan. Dewa sangat bergantung pada visinya. |
| Sayap Kanan | Taisei Marukawa | Pemain paling berbahaya yang tahu celah di pertahanan tuan rumah. |
| Sayap Kiri | Feby Eka Putra | Memberikan keseimbangan di sisi lebar lapangan. |
| Gelandang Serang | Egy Maulana Vikri | Bergerak bebas di belakang striker untuk mencari celah. |
| Striker | Alex Martins | Striker tajam yang sangat berbahaya jika diberi ruang di kotak penalti. |
Analisis Kunci Pertarungan:
Pertarungan Lini Tengah: Duel antara Francisco Rivera vs Alexis Messidoro akan menentukan siapa yang memegang kendali tempo.
Eks-Persebaya Factor: Dewa United diperkuat banyak mantan pemain Persebaya (Marukawa, Reva Adi, Ady Setiawan). Motivasi mereka untuk membuktikan diri di GBT bisa menjadi pedang bermata dua bagi tuan rumah.
Transisi vs Possession: Persebaya akan sangat berbahaya di menit-menit awal babak kedua lewat serangan balik cepat saat stamina Dewa mulai sedikit menurun.
