Panduan Keamanan Akun Roblox: Langkah demi Langkah
1. Mengaktifkan PIN Orang Tua (Parental PIN)
Ini adalah langkah terpenting agar anak tidak bisa mengubah kembali pengaturan keamanan yang sudah Anda buat.
Masuk ke akun Roblox anak.
Buka menu Settings (ikon gerigi di kanan atas pada web, atau titik tiga di kanan bawah pada aplikasi).
Pilih tab Parental Controls.
Aktifkan Parental PIN. Anda akan diminta memasukkan 4 digit angka. Jangan beritahukan PIN ini kepada anak.
2. Membatasi Konten Berdasarkan Usia (Experience Guidelines)
Roblox kini mengkategorikan permainan berdasarkan kelompok usia.
Masih di menu Parental Controls, cari bagian Allowed Experiences.
Pilih kategori yang sesuai (misalnya All Ages atau 9+).
Ini akan menyaring permainan yang mengandung kekerasan realistis atau bahasa yang kurang pantas secara otomatis.
3. Mengatur Komunikasi (Mencegah Predator)
Untuk menghindari orang asing menghubungi anak Anda, batasi siapa saja yang bisa berkirim pesan.
Buka tab Privacy di menu Settings.
Ubah pengaturan pada bagian Contact Settings:
Who can message me?: Pilih Off atau Friends.
Who can chat with me in app?: Pilih No one atau Friends.
Who can chat with me? (dalam gim): Pilih No one atau Friends.
Matikan fitur Inventory agar orang lain tidak bisa melihat koleksi item anak yang bisa memicu upaya penipuan (scamming).
4. Batasan Pengeluaran (Mencegah Tagihan Tak Terduga)
Agar anak tidak sembarangan membeli Robux menggunakan kartu kredit yang tersambung di ponsel:
Di tab Parental Controls, cari Monthly Spend Restrictions.
Aktifkan fitur ini dan atur batas bulanan ke angka 0 jika Anda tidak ingin ada transaksi sama sekali.
Aktifkan juga Spend Notifications agar Anda menerima email setiap kali ada transaksi.
5. Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA)
Untuk mencegah akun anak "dihack" atau dicuri:
Buka tab Security.
Aktifkan Two-Step Verification.
Gunakan email Anda (bukan email anak) untuk menerima kode verifikasi setiap kali ada upaya masuk dari perangkat baru.
Tips Tambahan untuk Orang Tua:
Periksa Riwayat Chat: Secara berkala, masuklah ke akun anak untuk melihat dengan siapa mereka berkomunikasi.
Lihat Riwayat Permainan: Di halaman utama, lihat bagian Continue, di sana Anda bisa memantau jenis permainan apa saja yang baru saja mereka mainkan.
Main Bersama: Luangkan waktu 15-20 menit untuk bermain bersama mereka. Ini cara terbaik untuk memahami ekosistem yang mereka tinggali dan membangun keterbukaan.
Daftar Istilah & Kode Rahasia di Roblox
1. Kode yang Mengarah pada Predator/Konten Dewasa
Istilah-istilah ini sering digunakan untuk mengajak anak keluar dari platform atau melakukan aktivitas tidak pantas:
"Discord", "Disc", "DC", "Cord": Ajakan untuk pindah komunikasi ke aplikasi Discord (di mana tidak ada filter sensor dan bisa melakukan panggilan video).
"ABC": Bukan sekadar abjad. Ini adalah kode untuk "Ajak Bareng Chat" atau menanyakan apakah ada yang mau melakukan peran (roleplay) tertentu. Contoh: "ABC for mom/dad?"
"Condo": Istilah untuk gim rahasia yang berisi konten seksual atau eksplisit. Jika Anda melihat ini di riwayat pencarian atau chat, itu adalah tanda bahaya merah.
"OD" atau "ODer": Singkatan dari Online Dater. Sebutan bagi orang yang mencari pasangan romantis/pacar di dalam gim.
"Snap" / "Insta": Mengajak pindah ke Snapchat atau Instagram untuk bertukar foto.
2. Istilah Finansial & Penipuan (Scams)
Waspadai ini agar anak tidak menjadi korban pencurian akun atau uang:
"Free Robux" / "RBX": Hampir 100% adalah penipuan. Biasanya mengarahkan anak ke situs web palsu untuk mencuri data.
"Trust Trade": Modus penipuan di mana seseorang meminta anak Anda memberikan item berharga dengan janji akan dikembalikan atau ditukar dengan yang lebih baik. Faktanya, item tersebut akan dibawa kabur.
"Cross Trading": Menukar item Roblox dengan item di gim lain atau dengan uang sungguhan. Ini dilarang keras oleh Roblox dan sangat berisiko penipuan.
3. Bahasa Gaul Umum & Perundungan (Bullying)
Meskipun terkadang tidak berbahaya, istilah ini sering digunakan untuk mengejek:
"Noob" / "Baccon": Sebutan untuk pemain baru atau mereka yang tidak punya Robux untuk membeli baju (karena rambut defaultnya mirip potongan daging asap/bacon). Sering digunakan untuk merendahkan.
"L" / "Take the L": Artinya Lose/Loss. Digunakan untuk mengejek pemain yang kalah.
"Mic Up": Tantangan untuk berbicara lewat voice chat, biasanya digunakan sebagai awal dari perdebatan atau perundungan verbal.
"Fat" / "Ugly" (disamarkan): Karena kata-kata kasar sering disensor menjadi tanda pagar (####), pengguna nakal sering mengeja dengan spasi atau angka (contoh: f a t atau u-g-l-y).
Cara Mendeteksi "Bypass" Sensor
Anak-anak dan predator sering menggunakan teknik "Bypass" untuk mengucapkan kata terlarang yang seharusnya disensor oleh sistem. Perhatikan pola berikut:
Penggunaan Angka sebagai Huruf: Contoh:
v14gr4,5ex,p3n15.Penggunaan Tanda Baca: Contoh:
f.u.c.kataus-e-x.Istilah Pengganti: Menggunakan kata yang terdengar mirip namun tidak disensor (contoh: menggunakan kata "corn" untuk merujuk pada konten pornografi).
Langkah Tindakan Jika Menemukan Istilah Mencurigakan:
Jangan Panik: Tanyakan kepada anak dengan tenang apa maksud percakapan tersebut.
Gunakan Fitur Report: Di setiap gim, ada ikon Roblox di pojok kiri atas. Klik, lalu pilih menu Report pada nama pengguna yang bersangkutan.
Blokir Pengguna: Segera blokir akun tersebut agar tidak bisa menghubungi anak Anda lagi di masa depan.
